Minggu, April 14, 2024
Berita Bola

Presiden UEFA Sebut European Super League sebagai Liga Zombi: Sepak Bola Tidak untuk Dijual!

LIGAIDN – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengaku tak akan menghentikan langkah pendirian Liga Super Eropa.

Aleksander Ceferin menanggapi perkembangan terkini terkait rencana pembentukan Liga Super Eropa yang memasuki fase baru.

Kompetisi yang digadang-gadang sebagai rival Liga Champions itu mendapat suntikan energi baru untuk semakin menantang hegemoni UEFA.

Kamis (21/12/2023), Mahkamah Agung Eropa menyatakan sikap UEFA dan FIFA yang melarang berdirinya Liga Super Eropa merupakan tindakan pelanggaran hukum Uni Eropa.

Kedua otoritas sepak bola tersebut divonis bersalah menyalahgunakan kewenangannya dengan menghalangi kebebasan individu atau badan tertentu untuk menyelenggarakan kompetisi.

UEFA memang mengancam akan menghukum klub dan pemain yang menyetujui proyek Florentino Perez dkk dengan mencoret mereka dari semua kejuaraannya.

“Peraturan FIFA dan UEFA yang mewajibkan proyek sepak bola klub baru untuk disetujui oleh mereka, seperti Liga Super, dan melarang klub dan pemain tampil di kompetisi tersebut, adalah melanggar hukum,” kata Pengadilan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Simone Inzaghi Kecewa: Sungguh Menyakitkan!

Liga Super Eropa (ESL) pun yakin mereka telah mendapatkan “izin” untuk melanjutkan proyek tersebut.

“Kami telah memenangkan hak untuk berkompetisi. Monopoli UEFA telah berakhir. Sepak bola itu gratis. Klub kini bebas dari ancaman sanksi dan bebas menentukan masa depan mereka sendiri,” kata Bernd Reichart, CEO A22, perusahaan di balik proyek ESL. .

Terkait kondisi tersebut, Ceferin menyikapinya dengan tenang.

Pertama, ia berpegang teguh pada keputusan Pengadilan Eropa yang menyatakan bahwa keputusan mereka tidak serta merta membuat Liga Super harus digelar.

“Saya tidak akan mencoba menghentikan mereka. Mereka bisa menciptakan apapun yang mereka inginkan,” kata Ceferin.

Pria asal Slovenia itu justru memberikan tanggapan sinis soal terbentuknya Liga Super Eropa yang kini hanya didukung oleh Barcelona dan Real Madrid.

Sepuluh klub elit lainnya yang awalnya mendukung proyek tersebut telah mengundurkan diri.

Kini sejumlah klub pun menyuarakan sikapnya yang tetap menentang agenda Liga Super Eropa dan berkomitmen pada UEFA.

Baca juga: Liverpool Bangkit Hajar West Ham Usai Dipaksa Imbang MU, Apa Bedanya Sih Klopp?

“Saya berharap mereka memulai kompetisi fantastis mereka sesegera mungkin… dengan dua klub,” katanya.

“Sepak bola tidak untuk dijual.”

“Saya pernah melihat fans Inggris menyebutnya seperti Liga Zombie.”

“Saat Natal semakin dekat, mereka melihat sebuah kotak di bawah pohon dan mulai merayakannya.”

“Tetapi kemudian ketika mereka membuka kotak itu, mereka menyadari tidak banyak yang ada di dalamnya,” lanjut Ceferin.

Rencana pembentukan Liga Super Eropa muncul pada April 2021, di mana proyek ini akan memungkinkan pendapatan klub dari kompetisi tersebut beredar di kantong para peserta itu sendiri.

Seratus persen pendapatannya akan masuk ke kas klub karena mereka sendiri yang mengelolanya.

Berbeda dengan skema UEFA yang terpusat, misalnya di Liga Champions yang membagikan sejumlah uang untuk hak siar tim elit kepada klub-klub kecil dan asosiasi yang membutuhkan dukungan di seluruh pelosok Benua Biru.

Dana tersebut mendukung proyek keberlanjutan dalam olahraga di tingkat akar rumput dan profesional di beberapa negara.

Klub-klub top Eropa tidak puas dengan porsi UEFA.

Itu sebabnya mereka menjadikan Liga Super Eropa sebagai respons atau ancaman untuk menghasilkan lebih banyak uang, terutama saat dilanda COVID-19.

Baca juga: PREDIKSI PARLAY 23 – 24 DESEMBER 2023

Real Madrid dkk merasa tim elite inilah yang menjadi alasan jutaan orang ingin menonton Liga Champions.

Nilai hak siar juga akan bertambah jika pertandingan mempertemukan tim-tim raksasa.

Anggota Liga Super Eropa merupakan sejumlah klub besar yang sudah mapan prestasi dan basis suporternya di dunia, sehingga yakin para penggemarnya akan tetap menonton tim kesayangannya di kompetisi apa pun.

Kebijakan ini

di nilai merusak nilai-nilai sepak bola. Klub yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin terhimpit.

Apalagi UEFA dinilai khawatir karena Liga Super Eropa menjanjikan seluruh pertandingan dan cuplikannya bisa dinikmati secara gratis oleh penonton sepak bola di seluruh dunia.

LIGA IDN ADALAH SITUS BETINGAN ONLINE SLOT TERLENGKAP DAN TERPERCAYA NOMOR 1 DI INDONESIA. LIGA IDN MEMPROSES DP DAN WD DENGAN CEPAT DAN JUGA MENYEDIAKAN DEPOSIT VIA E-WALLET DAN JUGA DEPOSIT VIA PULSA TANPA POTONGAN.

Dan Banya Game Yang Tersedia Lain Nya Buruan Kunjungi Web LIGA IDN

– Bonus New Member 100% ( Syarat TO 15x )

– Bonus Deposit Harian 10% + 5% All Games

Berikut Promo Bonus Mingguan :

UNTUK INFO LEBIH LANJUT :

WA LIGA IDN : +62 878 6402 1557